Perkuat Kolaborasi Mahasiswa, Youth Synergy of Da'wah Hadirkan Pimpinan Organisasi FDIKOM
![]() |
| Kegiatan Youth Synergy of Da'wah yang diselenggarakan LDK FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Foto: Dok/Ist). |
Serikatpost, Jakarta – Kegiatan Youth Synergy of Da'wah yang diselenggarakan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi ruang konsolidasi dan kolaborasi antarelemen organisasi mahasiswa. Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum DEMA FDIKOM, Muhammad Zidan Ramdani, serta para Ketua Umum HMPS Pengembangan Masyarakat Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Jurnalistik, Manajemen Dakwah, Kesejahteraan Sosial, dan Bimbingan dan Penyuluhan Islam.
Kegiatan tersebut menghadirkan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para pimpinan organisasi mahasiswa untuk membangun komunikasi, bertukar gagasan, serta memperkuat sinergi gerakan dakwah di lingkungan fakultas. Selain itu, diskusi publik turut menghadirkan Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc., Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI), guna memperluas wawasan dan perspektif peserta mengenai pengembangan gerakan dakwah.
Dalam kesempatan tersebut, A. Fattah Alghifari Himzi menyampaikan bahwa gerakan dakwah mahasiswa harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial. "Dakwah harus mampu hadir dalam kehidupan sehari-hari, menjawab persoalan sosial, serta memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Karena itu, kolaborasi menjadi penting agar gerakan dakwah semakin terbuka dan mampu menjangkau lebih banyak kalangan," ungkapnya.
Sementara itu, Muhammad Zidan Ramdani menegaskan bahwa DEMA FDIKOM mendukung penuh penguatan dan pengembangan LDK sebagai bagian penting dari ekosistem organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, setiap organisasi memiliki karakter dan ruang gerak masing-masing, tetapi tetap harus dibangun dalam semangat kolektivitas. "DEMA FDIKOM tentu mendukung keberadaan dan pengembangan LDK. Organisasi mahasiswa tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita memiliki identitas masing-masing, tetapi harus tetap bersinergi. Saya berharap LDK terus bertumbuh dan menghadirkan gerakan dakwah yang kuat secara spiritual, intelektual, serta memiliki kepekaan sosial," ujar Zidan.
Melalui Youth Synergy of Da'wah, diharapkan terbangun hubungan kolaboratif yang lebih kuat antara DEMA, LDK, dan seluruh HMPS di lingkungan FDIKOM. Momentum ini sekaligus menjadi dorongan untuk menghadirkan gerakan mahasiswa yang substantif, adaptif, dan berkelanjutan, dengan menjadikan nilai-nilai keislaman, intelektualitas, serta kepedulian sosial sebagai landasan gerakan.
