Setelah 10 Tahun Berkarya, Weird Genius Buka Babak Baru Lewat Album Perdana “ALBUM.”
![]() |
| Weird Genius membuka babak baru melalui ALBUM., album perdana berisi 19 lagu dan kolaborasi lintas generasi. (Foto: Dok/Ist). |
Serikatpost, Jakarta – Setelah penantian panjang, trio pionir musik elektronik Indonesia, Weird Genius, yang beranggotakan Reza Oktovian, Eka Gustiwana, dan Roy Leonard (RoyCDC), resmi merayakan perilisan album perdana mereka yang bertajuk “ALBUM.” Perayaan puncak ditandai dengan digelarnya exclusive album showcase pada 30 Oktober 2026 yang berkolaborasi Media, AMDI, Foom, Spotify, Yamaha Musik dan The Orchard.
Dukungan dalam
gelaran ini hadir beriringan dengan semangat eksplorasi tanpa batas yang
diusung oleh para personel, khususnya karakter otentik Reza “YB” Oktovian. Bagi
Reza, berekspresi, melepaskan penat di tengah padatnya proses kreatif, hingga
merayakan momen kebersamaan di panggung memerlukan companion yang tepat. Foom hadir secara alami melengkapi lifestyle, rutinitas berekspresi, dan
gaya hidup dinamis yang menyalurkan energi kreatif para member di sepanjang
malam perayaan.
Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat bagi sebuah grup musik untuk membangun identitas dan mempertahankan kreativitas. Perjalanan tersebut kini dirangkum Weird Genius melalui album perdana bertajuk “ALBUM.” yang resmi dirilis pada 31 Oktober 2026.
Trio musik elektronik Indonesia yang terdiri dari Reza Oktovian, Eka Gustiwana, dan Roy Leonard atau RoyCDC ini menjadikan album tersebut sebagai penanda penting dalam perjalanan karier mereka.
Selama satu dekade, Weird Genius terus mengembangkan eksplorasi musik dengan menghadirkan berbagai karya. Namun, “ALBUM.” menjadi langkah berbeda karena untuk pertama kalinya mereka menyatukan fondasi musikal dalam sebuah album penuh.
Sebanyak 19 lagu disiapkan untuk memperlihatkan perkembangan dan keberagaman karakter musik yang mereka bangun.
Album tersebut juga melibatkan sejumlah musisi lintas generasi, mulai dari Jessy Alexa, Danilla Riyadi, Cosmo Kent, Novia Bachmid, Pepita, hingga Guraisu.
Dua mantan personel Weird Genius, Billy Tanner dan Gerald Liu, juga terlibat dalam proyek tersebut.
Di luar aspek musikal, album ini membawa refleksi tentang kehidupan, pencapaian, dan keberanian mengambil keputusan. Weird Genius ingin mengingatkan bahwa perjalanan seseorang tidak selalu harus mengikuti jalur yang sudah ditentukan.
Simbol dandelion yang digunakan sebagai identitas visual album memperkuat pesan tersebut. Biji dandelion yang terbawa angin menggambarkan kebebasan untuk bergerak, beradaptasi, dan menemukan tempat untuk tumbuh.
Perayaan satu dekade Weird Genius mencapai puncaknya melalui exclusive album showcase pada 30 Oktober 2026. Acara ini menjadi momentum untuk memperkenalkan karya terbaru kepada publik.
Dengan dirilisnya “ALBUM.”, Weird Genius membuka babak baru dalam perjalanan bermusik mereka. Setelah sepuluh tahun bereksplorasi, grup ini menunjukkan bahwa kreativitas selalu memiliki ruang untuk berkembang.
