Joshua Zirkzee Menyusul Jejak Marcus Rashford Tinggalkan Manchester United?
![]() |
| Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United. (Foto: Dok/Ist). |
Serikatpost, Jakarta– Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United semakin menjadi sorotan menjelang penutupan bursa transfer musim panas. Penyerang asal Belanda itu dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang berpotensi meninggalkan Old Trafford setelah kesulitan mendapatkan menit bermain sepanjang musim lalu.
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa Juventus menjadi klub yang paling serius untuk memboyong Zirkzee. Raksasa Serie A tersebut dikabarkan ingin meminjam sang striker selama satu musim dengan menyertakan opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman.
Sementara itu, Manchester United disebut hanya bersedia melepas Zirkzee jika nilai transfer akhirnya berada di kisaran 35 hingga 40 juta euro, atau sekitar Rp657 miliar hingga Rp751 miliar.
Sulit Menembus Tim Utama
Perjalanan Zirkzee bersama Manchester United belum berjalan sesuai harapan sejak didatangkan ke Old Trafford. Persaingan ketat di lini depan membuat pemain berusia 25 tahun itu kesulitan memperoleh kepercayaan sebagai starter.
Sepanjang musim lalu, Zirkzee hanya lima kali tampil sebagai starter di Premier League, baik ketika tim ditangani Ruben Amorim maupun Michael Carrick. Minimnya kesempatan bermain membuat peluangnya bertahan semakin kecil.
Situasi tersebut diperparah dengan semakin padatnya persaingan di sektor penyerang setelah Manchester United mendatangkan beberapa pemain baru, yakni Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Matheus Cunha. Kehadiran tiga nama tersebut membuat jalan Zirkzee menuju skuad utama diprediksi semakin sulit.
Mengulang Skema Marcus Rashford
Rencana kepindahan Zirkzee disebut memiliki pola yang hampir sama dengan transfer Marcus Rashford pada musim lalu.
Saat itu, Rashford dipinjamkan ke Barcelona dengan opsi pembelian permanen senilai sekitar Rp488 miliar. Namun, setelah masa peminjaman berakhir, klub asal Catalunya tersebut memutuskan tidak mengaktifkan klausul pembelian sehingga Rashford tidak bertahan secara permanen.
Manchester United berharap skema serupa dapat menghasilkan solusi terbaik bagi Zirkzee, sekaligus membuka peluang penjualan permanen apabila performanya kembali meningkat di klub barunya.
Juventus Dinilai Cocok untuk Zirkzee
Bagi Juventus, Zirkzee dinilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim. Kemampuannya sebagai penyerang yang mampu menahan bola, membuka ruang, dan terlibat dalam proses membangun serangan menjadi nilai tambah bagi klub berjuluk Bianconeri tersebut.
Kembali bermain di Liga Italia juga diyakini dapat membantu Zirkzee menemukan kembali performa terbaiknya. Sebelum bergabung dengan Manchester United, ia sempat tampil impresif di Serie A bersama Bologna hingga menarik perhatian sejumlah klub elite Eropa.
Negosiasi Dikebut Sebelum Bursa Ditutup
Manchester United dan Juventus dikabarkan sama-sama berharap proses negosiasi dapat diselesaikan sebelum jendela transfer musim panas resmi ditutup pada 1 September.
Apabila kesepakatan tercapai, Zirkzee berpeluang mendapatkan kesempatan baru untuk menghidupkan kembali kariernya, sementara Manchester United dapat mengurangi kepadatan skuad di lini depan.
Kini, keputusan berada di tangan kedua klub dan sang pemain. Apakah Joshua Zirkzee akan bertahan dan berjuang memperebutkan tempat di Manchester United, atau justru mengikuti jejak Marcus Rashford dengan mencari tantangan baru di luar Inggris?
Yang jelas, langkah yang diambil pada bursa transfer kali ini berpotensi menjadi titik penting dalam perjalanan karier penyerang asal Belanda tersebut.
