Mensos dan Wamenhan Lepas 1.509 Personel Unhan untuk Pengabdian di Sekolah Rakyat 2026
![]() |
| Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf. (Foto: Dok/Ist). |
Serikatpost, Jakarta – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto memimpin Upacara Pelepasan Pengabdian Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Sekolah Rakyat Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Skadron Udara 18, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2026).
Sebanyak 1.509 personel diterjunkan dalam program pengabdian yang berlangsung pada 9–27 Oktober 2026. Mereka akan bertugas di 181 lokasi Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa.
Personel yang terlibat terdiri atas Kadet Unhan RI, Perwira Siswa (Pasis) Kedokteran, pendamping organik, koordinator wilayah, serta unsur pimpinan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pendampingan secara terkoordinasi sesuai kebutuhan masing-masing Sekolah Rakyat.
Dalam amanatnya, Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan dan Unhan RI atas dukungan serta partisipasi para kadet dalam memperkuat pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, pengabdian tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pertahanan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memutus mata rantai kemiskinan dan mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045.
Kadet Unhan Didorong Perkuat Pendampingan Siswa Sekolah Rakyat
Mensos menjelaskan, Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan membuka kesempatan bagi mereka untuk memperoleh pendidikan yang layak sekaligus meningkatkan peluang memperbaiki taraf hidup keluarga pada masa mendatang.
Karena siswa memiliki latar belakang, karakter, dan kemampuan yang beragam, proses pendampingan perlu dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Para kadet diminta mengedepankan empati, kesabaran, serta pemahaman terhadap kebutuhan dan tahapan perkembangan usia setiap siswa.
Pendekatan tersebut penting agar kehadiran para kadet tidak hanya membantu kegiatan pembelajaran, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa.
Melalui interaksi langsung di lingkungan Sekolah Rakyat, para kadet diharapkan dapat membantu membangun kepercayaan diri, menumbuhkan motivasi belajar, serta memberikan teladan positif bagi anak-anak yang mereka dampingi.
Wamenhan Tekankan Pendidikan Karakter dan Bela Negara
Sementara itu, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menegaskan bahwa keterlibatan Unhan RI dalam program Sekolah Rakyat merupakan wujud dukungan Kementerian Pertahanan terhadap agenda strategis pemerintah dalam mengatasi kemiskinan dan berbagai persoalan sosial.
Ia menilai, kolaborasi lintas kementerian menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, menurutnya, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk institusi pendidikan dan generasi muda.
Wamenhan berharap para kadet mampu menerapkan ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Unhan RI. Nilai-nilai yang diharapkan dapat ditularkan kepada siswa Sekolah Rakyat meliputi pembentukan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan semangat bela negara.
Melalui pengabdian langsung di tengah masyarakat, para kadet juga diharapkan dapat menjadi panutan bagi siswa, baik melalui perilaku sehari-hari maupun melalui motivasi yang diberikan selama proses pendampingan.
Selain itu, Wamenhan mengingatkan para kadet agar mengedepankan kesabaran ketika menghadapi perbedaan karakter dan kondisi siswa. Ia menegaskan pentingnya menghindari segala bentuk kekerasan dan perundungan selama menjalankan tugas.
Pesan tersebut menjadi perhatian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi rasa aman, penghormatan terhadap sesama, serta perlindungan terhadap anak.
Pengabdian untuk Mendukung Indonesia Emas 2045
Program pengabdian Kadet Unhan RI di Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu yang diperoleh selama pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Selama bertugas pada 9–27 Oktober 2026, sebanyak 1.509 personel diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui pendampingan siswa di 181 lokasi Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia.
Sinergi Kementerian Sosial dan Kementerian Pertahanan ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pendampingan yang mengutamakan karakter, kedisiplinan, empati, dan motivasi belajar menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang berdaya saing.
Melalui kolaborasi tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperoleh pendidikan, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, dan meraih masa depan yang lebih baik demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Sumber: Menhan
