Lapas Narkotika Nusakambangan Inventarisasi BMN untuk Tertib Aset Negara
![]() |
| Lapas Narkotika Nusakambangan memperkuat tata kelola BMN melalui inventarisasi aset. (Foto: Dok/Ist). |
Inventarisasi mencakup pengecekan terhadap aset BMN yang berada di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambangan. Petugas melakukan pemeriksaan identitas serta keberadaan aset guna memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi fisik di lapangan.
Selain pendataan, petugas juga memberikan identitas atau label pada aset yang telah melalui proses inventarisasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan proses identifikasi, pemantauan, serta pengawasan terhadap BMN yang menjadi tanggung jawab lapas.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambangan, Andi Mulyadi, menegaskan bahwa pengelolaan BMN membutuhkan data yang akurat dan pembaruan secara berkelanjutan.
“Pengelolaan BMN harus didukung dengan data yang akurat dan kondisi aset yang teridentifikasi dengan jelas. Inventarisasi menjadi bagian penting untuk memastikan aset negara tercatat, terpantau, dan dikelola sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Menurutnya, inventarisasi tidak hanya berkaitan dengan pendataan aset, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap BMN dapat dipertanggungjawabkan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambangan terus mendorong pengelolaan BMN yang tertib, transparan, dan akuntabel. Langkah ini sekaligus mendukung penguatan tata kelola aset negara dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
.jpeg)